Sediakan asuransi pensiun anda mulai sekarang

Masa pensiun akan tenang, jika anda menyiapkan dana pensiun dengan baik

Asuransi penting karena risiko tidak ada yang tahu

Anda bisa mengontrol kesehatan, tetapi tidak bisa mengontrol kecelakaan

Asuransi itu tidak wajib tetapi sangat penting

Ketika sakit dijamin anda tidak dapat mengambil asuransi

Kecelakaan tidak mengenal waktu dan tempat

Pintarlah mengelola risiko yang datang

Kami menyediakan solusi financial anda

Salah sau solusi financial dengan mengambil asuransi

 

Sistem pengelolaan risiko dalam asuransi syariah (.)

Mudharabah merupakan salah satu akad kerja sama yang dalam hal ini pemilik harta (rabbul mal) memberikan kepada mudharib (orang yang bekerja atau pengusaha) sebentuk harta agar dia mengelola dalam bisnis dan keuntungan dibagi diantara mereka berdua mengikuti syarat yang mereka buat.

Definisi lain dikemukakan oleh Afzalur Rahman bahwa mudharabah merupakan kontrak kemitraan (partnership) yang berdasarkan pada prinsip bagi hasil dengan cara seseorang memberikan modalnya kepada oranglain untuk melakukan bisnis dan kedua belah pihak membagi keuntungan atau memikul beban kerugian berdasarkan isi perjanjian bersama. Pihak pertama, supplier atau pemilik modal, disebut shahibul mal dan pihak kedua, pemakai atau pengelola modal (pengusaha) disebut mudharib.

Sistem mudharabah tidak secara langsung dapat dirujuk pada Al-Quran dan Al-Hadits. Ibu Taimiyah menyebutkan bahwa landasan legal tentang mudharabah pernah disampaikan oleh bebrapa sahabat Nabi Muhammad saw, tetapi hadits tersebut sandanya lemah. Walaupun demikian, pada faktanya mudharabah menjadi sebuah tradisi perdagangan yang terus berlangsung sejak awal islam di antara pada pedagang muslim untuk melakukan kerja sama bisnis. Bahkan, menurut riwayat Rasulullah saw pun melakukan kerja sama bisnis. Bahkan, menurut riwayat Rasullah SAW pun melakukan akad mudharabah ketika menjadi pengelola (manajer) untuk harta yang diserahkan Khadijah ra kepada beliau.

Sistem Pengelolaan risiko dalam asuransi syariah

Peserta yang telah disetujui kepesertannya dalam asuransi syariah, secara otomatis akan menjadi keluarga besar peserta asuransi syariah. Setiap peserta tersebut berakad kepada peserta lainnya untuk saling berta’awun, tolong menolong diantara peserta dalam menghadapi risiko yang mungkin terjadi dan dialami oleh peserta pada masa depan. Ta’awun diantara peserta dilakukan dengan membayarkan sejumlah donasi, dana tabarru, sesuai dengan profil risiko peserta yang bersangkutan.

Kumpulan dana tabarru ini dibukukan dalam rekekning khusus yang disebut dengan rekening dana tabarru. Agar dana tersebut cukup untuk memberikan santunan kepada peserta yang mengalami musibah, dana tabarru tersebut di investasikan kepada instrument investasi sesuai syar’i. APabila pad akhir kontrak terjadi surplus underwriting, jumlah dana tabarru ditambah hasil investasi lebih besdar dari jumlah klaim dan biaya-biaya yang dibebankan atas dana tersebut, surplus  tersebut dapat dibagi dengan ebrbagai opsi sebagai berikut.

Pertama, seluruhnya dicadangkan kembali dalam rekening dana tabarru. Kedua, sebagian dikembalikan kepada peserta dan sebagian lainnya dicadangkan dalam rekening tabarru. Ketiga, sebagian dikembalikan kepada peserta, sebagian dibayarkan ke perusahaan asuransi syariah dan sebagian lain dicadangkan dalam rekeknig dana tabarru.

Apabila perusahaan asuransi syariah merasa risiko yang dikelola melelbihi kapasitasnya, sebagian risiko tersebut akan di sharingkan dengan perusahaan reasuransi syariah/retakaful. Dengan demikian, risiko yang dikelola lebih terdiversifikasi dengan lebih baik. Konsekuensi dari site mini adalah sebagian dana tabarru yang dikelola asuransi syariah juga akan dibayarkan ke perusahaan reasuransi syariah/reakaful.

 

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>