Sediakan asuransi pensiun anda mulai sekarang

Masa pensiun akan tenang, jika anda menyiapkan dana pensiun dengan baik

Asuransi penting karena risiko tidak ada yang tahu

Anda bisa mengontrol kesehatan, tetapi tidak bisa mengontrol kecelakaan

Asuransi itu tidak wajib tetapi sangat penting

Ketika sakit dijamin anda tidak dapat mengambil asuransi

Kecelakaan tidak mengenal waktu dan tempat

Pintarlah mengelola risiko yang datang

Kami menyediakan solusi financial anda

Salah sau solusi financial dengan mengambil asuransi

 

Perbedaan mendasar asuransi konvensional dan asuransi syariah

Perbedaan mendasar asuransi konvensional dan asuransi syariah

Akhirnya, dapat kita lihat perbedaan mendasar antara asuransi konvensional dan asuransi syariah. Perbedaan ini seharusnya menjadi alasan bagi seseorang untuk memilih asuransi syariah. Selain ini sebagai bahan kajiak akan terlihat kelemahan sistem ekonomi konvensional yang diterapkan di berbagai bidang sehingga terkadang hanya menguntungkan salah satu pihak. Diantara kelebihan asuransi syariah adalah sebagai berikut

  1. ASuransi dasar asuranasi syariah

asuransi syariah didasari atas prinsip saling tolong menolong dan berbagi risiko. Musibah dapat terjadi kapan saja dan tidak dapat dihindari karena hal tersebut merupakan ketentuan dari Allah swt. Namun, kita perlu berupaya untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi. Dengan demikian, di satu sisi peserta memiliki posisi sebagai orang yang dibantu atas musibah yang menimpanya. Namun, di sisi lain, ia juga sebagai orang yang membantu nasabah lain yang tertimpa musibah. Oleh karena itu, ia akan mendapatkan pahala yang mulia dari Allah Swt.

  1. Dasar hukum’

Dasar hukum yang digunakan dalam asuransi syariah bersumber dari hukum syariah, yaitu Al-Quran, As-SUnnah, Ijma, Qiyas maupun fatwa-fawa ulama atau lembaga-lembaga lain dan sebagaiya. Asuransi syariah tidak boleh menyimpang dalam operasionalnya, terlebih apabila bertentangan dalam hukum syariah. Namun, asuransi syariah dalam operasionalnya tetap mengacu dalam hukum positif yang berlaku, selama tidak bertentangan dengan hukum syariah.

  1. Akad

Akad merupakan hal paling mendasar dalam pengelolaan asuransi syariah. Hal ini karena keabsahan suatu transaksi bergantung pada akad yang digunakan. Dalam operasional asuransi syariah, setidaknya terdapat dua jenis akad yang digunakan. Pertama, akad antara ssama peserta yaitu akad tabarru. Dalam akad ini, sesame peserta saling berderma untuk kepentingan peserta lain yang tertimpa musibah. Kad tabarru bersifa ta’auni (Saling menolong). Kedua, akad tijari (seperti akad mudharabah musytarakah, wakalah bil ujirah) yaitu akad yang mendasari operasional perusahaan dalam mengelola dana peserta.

  1. Tata kelola

Dari sisi hubungan dengan nasabah, perusahaan asuransi syariah memiliki tata kelola yang bersifat keterbukaan dan kejujuran. Selain itu, perusahaan asuransi syariah secara struktur memiliki dewan pengawas syariah, yang mengawasi sistem operasional perusahaan dari sisi syariah, mulai dari perangkat hukum (akad, kebijakan, perusahaan. ketentuan kepegawaian dan sebagainya) dari pelaksanaannya, serta dari sisi orang yang melaksanakanya. Aktivitas tata keola ini dibingkai dalam bentuk shariah corporate governance yang setidaknya meliputo rutin DPS, audit syariah, check list peraturan syariah dan performance appraisal syariah

  1. Tanggung jawab terhadap umat

Selain berorientasi pada kemaslahatan peserta, asuransi syariah juga memiliki tanggung jawab terhadap kemaslahatan umat. Mulai dari penyadaran tentang pentingnya pengelolaan risiko sesuai dengan syariah sampai pada pembelajaran tentang praktik ekonomi syariah dalam kehidupan sehari=hari. Oleh karena itu, asuransi syariah selayaknya menyediakan produk yang berorientasi pada kepentingan masyrakat secara luas, diantaranya produk-produk mikro-takaful. Perusahaan asuransi syariah juga harus mampu dengan pemberdayaan zakat, infak, sedekah, wakaf, dan aktivitas sosial lainnya.

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>