Sediakan asuransi pensiun anda mulai sekarang

Masa pensiun akan tenang, jika anda menyiapkan dana pensiun dengan baik

Asuransi penting karena risiko tidak ada yang tahu

Anda bisa mengontrol kesehatan, tetapi tidak bisa mengontrol kecelakaan

Asuransi itu tidak wajib tetapi sangat penting

Ketika sakit dijamin anda tidak dapat mengambil asuransi

Kecelakaan tidak mengenal waktu dan tempat

Pintarlah mengelola risiko yang datang

Kami menyediakan solusi financial anda

Salah sau solusi financial dengan mengambil asuransi

 

5 Langkah Cara Mendidik Anak (.)

Asuransi pendidikan anak

Semua orang tua mengharapkan memiliki anak yang berprestasi, jujur, patuh kepada orang tua dan religious. Tetapi tidak sedikit orang tua menemukan fakta yang berbeda, anak sangat sulit diatur, anak malas belajar. Lalu siapakah yang harus disalahkan, orangtua atau anak?

Untuk mendidik anak jangan dilakukan dengan setengah cara, dimana banyak orang tua yang merasa cukup memasukkan anak ke sekolah, sehingga anak diharapakan bertumbuh menjadi pribadi yang berkualitas. Mendidik anak seharusnya memotivasi anak ke arah yang positif, untuk menemukan hal-hal yang baru dalam segi intelektual, emosional dan spiritual.

Berikut beberapa langkah yang bisa membantu orang tua cara mendidik anak

1. Mengajarkan anak kemandirian dan tanggung jawab

Kebanyakan orang tua mengkhawatirkan anaknya secara berlebihan, belajarlah untuk melepaskan anak serta memantaunya. Ajarkan anak untuk merapikan mainan sehabis bermain, ajarkan anak untuk membersihkan jika anak membuang kotoran, ajarkan anak meminta maaf jika melakukan kesalahan, berikan uang saku yang secukupnya dan ajarkan anak untuk mempergunakan uang saku secara arif.

2. Mengajarkan anak untuk memiliki rasa ingin tahu

Jika anak memiliki rasa ingin tahu yang besar, bersyukurlah sebagai orang tua, karena perkembangan otak anak anda sudah baik. Jika anak anda tidak memiliki rasa ingin tahu, berusahalah memancing pertanyaan, seperti “kamu tahu ini buatnya dari apa dek”, “kamu sudah pernah coba bermain ini dek, dsb.
Ketika menjawab pertanyaan anak, jangan berusaha berbohong, tetapi carilah informasinya sehingga pengetahuan anak bertambah dan hindari katakana tidak tahu kepada anak.

3. Menghindari kata larangan atau jangan

Kesalahan yang sering dilakukan orangtua adalah melarang anak untuk bereksperimen, hal ini dapat menyebabkan kreatifitas anak berkurang. Dan mnghindari kata “jangan” kepada anak, karena kata ini berkonotasi negative, anda bisa mengganti jangan tersebut seperti
“Jangan cemberut” menjadi “ayo senyum”
“jangan berebut” menjadi “mainnya gentian”
“jangan lambat” menjadi “ayo bergegas”

4. Menjadi pendengar yang baik

Sering terjadi sesama teman disekolah saling meledek satu sama lain, tugas anda sebagai orangtua, berusahalah untuk melakukan pendekatan, jika anak mengalami masalah supaya anak dapat bercerita. Rasa kepercayaan anak kepada orangtua tidak bisa dibangun dalam waktu singkat, butuh waktu yang lama sehingga anak merasa nyaman saat bercerita.

Orang tua bisa mengajarkan anak untuk menghidari olokan atau ejekan sesame teman seperti saat anak di ejek “kamu jelek”, orang tua bisa mengajarkan “biarin yang penting pinter”. Dengan menanamkan skill tersebut maka teman anak anda akan merasa bosan karena ejekannya tidak dianggap serius.

5. Mengajarkan rasa sosial yang tinggi dan bersimpati

Untuk memiliki anak yang peka terhadap lingkungan dan rasa simpati yang tinggi, diajarkan sejak dini. Sehingga anak menjadi terbiasa, merupakan hal yang wajar. Oranguta bisa melatih dengan memberi nuang kepada anak untuk diberi langsung kepada pengemis, membantu teman yang kesulitan.

Cara mendidik anak ini sangat penting untuk membentuk sikap anak, selain cara mendidik anak orang tua perlu memberikan pendidikan anak yang terbaik karena sistem pendidikan yang berkualitas menentukan output anak.

Saat ini biaya pendidikan anak atau sekolah yang berkualias memerlukan biaya yang tidak sedikit, terlebih biaya perguruan tinggi. Fakta dilapangan mengatakan bahwa orangtua menyuruh anak untuk berprestasi, sementara orangtua mengabaikan tanggung jawab yaitu memastikan dana pendidikan anak tersedia sampai perguruan tinggi.

Silahkan baca artikel yang menurut anda penting bagi keluarga anda dibawah ini

Pentingnya asuransi jiwa bagi keluarga
Pentingnya asuransi pendidikan anak
Pentingnya asuransi pensiun bagi keluarga

Be Sociable, Share!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>