Sediakan asuransi pensiun anda mulai sekarang

Masa pensiun akan tenang, jika anda menyiapkan dana pensiun dengan baik

Asuransi penting karena risiko tidak ada yang tahu

Anda bisa mengontrol kesehatan, tetapi tidak bisa mengontrol kecelakaan

Asuransi itu tidak wajib tetapi sangat penting

Ketika sakit dijamin anda tidak dapat mengambil asuransi

Kecelakaan tidak mengenal waktu dan tempat

Pintarlah mengelola risiko yang datang

Kami menyediakan solusi financial anda

Salah sau solusi financial dengan mengambil asuransi

 

Bisnis yang menjanjikan bagi tenaga medis ?

 

perawat-kaya-kenapa-tidak

Profesi seorang dokter, perawat, bidan dan tenaga medis lainnya merupakan profesi yang mulia, mengapa ? Karena mereka merupakan orang-orang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan.

Profesi kedokteran dianggap sebagai sebuah seni (art) dalam kehidupan, karenanya tidak setiap orang dapat dengan mudah mendapatkan kecakapan akan tindakan-tindakan medis, walaupun itu hanya tindakan medis sederhana yang dapat dimiliki oleh setiap orang saat ini.

Dengan semakin bertambahnya kompleksitas kehidupan manusia, maka ragam lingkup ilmu pengobatan (kedokteran) menjadi terdesak untuk melakukan pengembangan dan peningkatan kualitas, sesuai dengan kompleksitas objek pengobatan yang dijumpai dalam realitas.

Profesi perawat memberikan pelayanan kesehatan secara profesional dalam bentuk pelayanan biologis, psikologis sosial, bahkan juga spiritual yang ditujukan kepada pasien, baik individu, keluarga dan masyarakat. Asuhan keperawatan diberikan karena kondisi fisik dan mental pasien yang lemah, keterbatasan pengetahuan serta kurangnya pengertian dari pasien akan kemampuan dalam melaksanakan kegiatan secara mandiri. Kegiatan tersebut dilakukan dalam usaha untuk mencapai peningkatan kesehatan yang menekankan pada upaya pelayanan kesehatan dimana memungkinkan tiap individu untuk dapat mencapai hidup sehat dan produktivitas tinggi.

Itulah diantaranya tugas perawat yang memiliki peran penting bagi kualitas pelayanan di rumah sakit. Dari tingkat kepuasan pasien yang mendapatkan layanan itulah, yang dijadikan sebagai indikator bagi tingkat kualitas pelayanan rumah sakit.

 

Namun dibalik pekerjaan mulia tersebut ada beberapa keluh kesah yang dialami pekerja medis

 

Dokter yang melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, kerap mengeluh soal tarifnya yang dibayar murah oleh pemerintah untuk tiap peserta. Direktur Gerakan Dokter Indonesia Bersatu, M Yadi Permana, mengatakan permasalahan tersebut menjadi salah satu pemicu minimnya pelayananan yang ideal.

“Dokter dibayar Rp 2.000 per pasien, bahkan lebih murah dari parkir. Berikan tarif yang pantas sehingga pelayanan lebih baik,” kata Yadi dalam diskusi “BPJS Kesehatan: Perlindungan atau Komersialisasi Kesehatan?” di kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (9/8)..

Setelah Undang-Undang (UU) Keperawatan disahkan, kesejahteraan perawat harus ditingkatkan. Pasalnya, tuntutan terhadap profesionalisme  perawat yang tinggi, selama ini ternyata tidak sebanding dengan gaji dan kesejahteraan perawat.

“Dibalik tuntutan perawat yang tinggi ternyata tidak sebanding dengan gaji dan kesejahteraan perawat. Terututama yang kerja di swasta,”ungkap Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah, Ns. Edy Wuryanto, M.Kep

“Sekarang ini banyak rumah sakit (RS) yang tidak paham soal profesi perawat. Sehingga gajinya pun disetarakan dengan karyawan biasa. Padahal mereka adalah ahli. Tapi gaji dibawah UMR (Upah Minimum Regional-red),”imbuhnya. (sumber jowonews.com )

 

Dengan kondisi seperti ini seorang dokter, perawat, bidan dan tenaga medis lainnya tidak perlu khawatir mengenai penghasilan. Anda bisa gunakan lingkungan anda sebagai peluang bisnis asuransi, bisnis asuransi memiliki tujuan :

1. Bisnis kemanusiaan

Mengapa bisnis kemanusiaan ?

Anda sudah tahu bukan, bahwa pelayanaan BPJS saat ini belum maksimal, oleh karena itu dengan anda menawarkan kartu rumah sakit (tidak perlu mengantri). Maka anda membantu orang tersebut dari sisi pelayanan medis.

2. Bisnis masa depan

Bisnis asuransi merupakan bisnis yang tidak ada matinya, mengapa ?

  1. Semua orang membutuhkan asuransi.
  2. Semua kalangan mampu membeli asuransi, karena saat ini asuransi bersifat investasi bukan uang hilang.
  3. Potensi pasar asuransi

Pangsa Pasar

Kondisi yang mirip dengan bisnis sepatu di Afrika, terpampang jelas pada bisnis asuransi di Indonesia. Dengan jumlah penduduk mencapai 237,56 juta jiwa, jumlah polis asuransi yang beradar hanya 16,75 juta. Berarti, perbandingan polis asuransi per populasi cuma 0,07. Fakta itu cukup kontras jika membandingkannya dengan dua negara jiran Malaysia dan Singapura yang angkanya masing-masing sudah mencapai 0,44 dan 2,31.

Dengan memperhitungkan pertumbuhan industri selama satu dekade terakhir pun angka pemegang polis itu di Indonesia masih terbilang minim, apalagi jika dikaitkan dengan jumlah premi asuransi. Pada 2005, misalnya premi asuransi jiwa mencapai Rp 22,29 triliun, tapi pemegang polis individu hanya 5,12 juta. Tahun silam, ketika premi asuransi jiwa mencapai Rp 74,64 triliun, pemegang polis individu cuma 8,88 juta. Artinya peningkatan premi yang nyaris empat kali lipat hanya diikuti oleh pertambahan polis tak sampai dua kali lipatnya.

Sementara itu, jika melihat pertumbuhan bisnis, industri asuransi sebenarnya sangat prospektif. Tahun lalu saja, aset asuransi jiwa, umum, dan reasuransi mencapai Rp229,20 triliun, naik 26 persen dibanding tahun sebelumnya Rp 181,80 triliun. Adapun pendapatan premi meningkat 20,2 persen menjadi Rp 104,27 triliun. Hasil investasi juga tumbuh 9,29 persen menjadi Rp 25,11 triliun, sedangkan laba bersih melonjak 22,29 persen menjadi Rp 8,89 triliun.

Lalu berapa potensi income bisnis asuransi ?

Contoh:

Misalkan pada tahun 2016 anda mengedukasi orang disekitar  pentingnya perencanaan dana pensiun sejak dini dengan fasilitas kartu rumah sakit gratis. Maka orang tersebut setuju dengan konsep anda dan mengaplikasikannya dengan premi rutin Rp 1.500.000 / bulan.

Dibulan selanjutnya anda melakukan hal yang sama :

Bulan ke 2.

Anda menawakan konsep asuransi pendiidkan dengan premi Rp 1 juta/bulan

Bulan ke 3.

Anda menawakan konsep asuransi penghasilan dengan premi Rp 3 juta/bulan

Bulan ke 4.

Anda menawakan konsep asuransi pendidkan dengan premi Rp 2 juta/bulan

Bulan ke 5.

Anda menawakan konsep asuransi pendidikan dengan premi Rp 3 juta/bulan

Bulan ke 6.

Anda menawakan konsep asuransi pensiun dengan premi Rp 2 juta/bulan

Bulan ke 7.

Anda menawakan konsep asuransi pendidkan dengan premi Rp 1.5 juta/bulan

Bulan ke 8.

Anda menawakan konsep asuransi pensiun dengan premi Rp 2 juta/bulan

Bulan ke 9.

Anda menawakan konsep asuransi penghasilan dengan premi Rp 3 juta/bulan

Total Omset Premi  Rp Rp 19 juta/bulan

Karena anda membuka pemahaman orang tersebut pentingnya asuransi, maka penghasilan yang pasti anda dapat.

 

Tahun ke 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 Tahun 2019 Tahun 2020
Komisi Rp 5.7 juta   (30 % x19 juta) Rp 5.7 juta   (30 % x19 juta) Rp 950 ribu   (5 % x19 juta) Rp 950 ribu   (5 % x19 juta) Rp 950 ribu   (5 % x19 juta)
Bonus Rp 2.28  juta   (12 % x19 juta) Rp 2.28  juta   (12 % x19 juta)
Total Rp 7.98 juta Rp 7.98 juta Rp 950.000 Rp 950.000 Rp 950.000

Hanya bekerja mengedukasi asuransi ditahun 2016 (sifatnya hanya part time), anda mendapatkan potensi income Rp 7.9 JUTA/bulan.

Pada tahun 2017 anda tetap mendapatkan penghasilan Rp7.9 JUTA/bulan walaupun tidak mendapatkan nasabah kembali.

Berikut beberapa contoh seorang dokter yang menjalani bisnis asuransi

1. dr Dani Firnanda

https://www.youtube.com/watch?v=LFSkV10UgHg

2. dr Djati Sulastono Sp.S

https://www.youtube.com/watch?v=FXzqH46fUIM

3. dr Arifin

https://www.youtube.com/watch?v=wGWIJTfgvLI

 

Jika anda ingin tahu lebih dalam mengenai bisnis asuransi, silahkan isi form dibawah ini dan kami akan kirimkan gambaran secara jelas jenjang karir dibawah ini

images

Be Sociable, Share!
Fields marked with an * are required

4 Responses to Bisnis yang menjanjikan bagi tenaga medis ?

  1. drg Anita mengatakan:

    Teman kami ada yang menjalani bisnis asuransi, sekrang sudah mapan sekali.
    Dulu diajak sama beliau, karena sedang sibuk banget. Aku sudah mengsi form diatas, semoga bisnis ini berjalan dengan baik

  2. Panji Hartmoko mengatakan:

    Semoga bisnis ini dapat membantu keuangan saya ya pak/bu.
    makasih banyak

  3. Arista Nuraini mengatakan:

    Boleh dikirim penejalsan lebih lanjut ya pak/bu, aku sangat tertarik. Aku punya kenalan mantan pasien yang dulu aku bantu, sepertinya mereka semua mau saya tawarkan asuransi swasta.
    Kebnyakan pegalaman mereka sangat kecewa dengan BPJS, aku sudah isi kolom diatas ya pak/bu/.

    makasih

  4. dr Sadri Isa mengatakan:

    Selamat malam, aku sudah isi form yang tertera mohon direspon dengan baik.

    Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>