Asuransi property disarankan bagi pemiliki kontrakan dan kostan

Asuransi property disarankan bagi pemiliki kontrakan dan kostan

Memiliki rumah kontrakan dan menyewanya ke orang lain adalah sesuatu yang biasanya dilakukan, apalagi jika orang tersebut sudah memiliki rumah lain sebagai tempat tinggal pribadi.

Ada banyak orang yang membuat rumah kontrakan sebagai sumber pendapatan, mengingat jumlah uang yang dihasilkan dari sini bisa mencapai puluhan juta rupee per tahun.

Nilai sewa ini pasti akan tergantung pada fasilitas dan juga kondisi rumah itu sendiri.

Lokasi rumah kontrakan yang lebih baik dan strategis, semakin besar rente yang akan didapat dari rumah.

Artinya, sudah jelas bahwa nilai jual rumah itu sendiri juga tinggi dan cukup mahal. Bagaimanapun, rumah adalah aset bernilai tinggi yang harganya bisa mencapai ratusan miliar rupiah, jadi sangat penting untuk menyimpannya dengan perlindungan lebih besar, salah satunya menggunakan layanan asuransi.

Lantas, kalau rumah kontrakan juga butuh asuransi?
Asuransi rumah disewakan
Meski tidak dihuni sendiri dan benar-benar disewa untuk orang lain, rumah harus dijaga dengan baik. Ada banyak risiko yang bisa terjadi pada aset tunggal ini, beberapa di antaranya bahkan bisa menyebabkan kerugian besar bagi pemiliknya.

Sebut saja kebakaran atau bahkan kerusakan akibat gempa, tentu hal tersebut bisa menyebabkan seluruh bangunan rumah mengalami kerusakan parah. Tidak dalam jumlah kecil, kerugian yang diakibatkan hal tersebut bisa mencapai ratusan juta rupee.

Sebagai pemilik rumah, memelihara dan mengelola rumah pasti menjadi keharusan. Penggunaan layanan asuransi merupakan pilihan tepat dimana berbagai risiko yang bisa terjadi di rumah bisa ditransfer ke perusahaan asuransi.

Pemilik rumah perlu mengantisipasi risiko ini sejak dini, apalagi rumah akan dihuni oleh penyewa dan tidak sepenuhnya mengendalikan properti.

Namun kenyataannya, risiko ini tidak hanya berpotensi merugikan pemilik rumah karena penyewa juga memiliki kepentingan yang sama di sana.

Berbagai aset yang menjadi isi rumah milik penyewa, dimana berbagai risiko terhadap aset juga penting untuk dikelola dengan baik. Jika terjadi risiko di rumah (bangunan), hal itu bisa menimbulkan risiko yang sama pada isi rumah itu sendiri.

Panggil api jika ada api di rumah, maka tidak hanya bangunannya, tapi semua aset di dalamnya juga bisa dibakar.

Kejadian ini tentu bisa menyebabkan kerugian bagi pemilik rumah. Tapi itu pasti juga akan menyebabkan kerugian bagi penyewa kan?

Asuransi itu penting bagi pemilik rumah dan penyewa
Harga rumah tentu tidak murah, apalagi jika properti tersebut terdiri dari bangunan yang layak dan berada di lokasi yang strategis.

Inilah salah satu alasan mengapa pemilik rumah dibutuhkan untuk mengelola risiko yang bisa terjadi pada aset tersebut. Selain bangunan, isi rumah juga menjadi hal yang tak kalah penting, karena nilainya juga bisa cukup tinggi dan membutuhkan perlindungan.

Pada dasarnya, baik pemilik rumah maupun penyewa memiliki kepentingan dalam melindungi masing-masing aset mereka, sehingga keduanya membutuhkan perlindungan.

Menggunakan layanan asuransi rumah dan merupakan pilihan yang tepat dimana berbagai risiko di rumah dan juga konten Anda bisa ditransfer ke perusahaan asuransi.

Saat ini, ada banyak perusahaan asuransi yang menyediakan produk asuransi rumah, termasuk kebijakan tambahan untuk konten mereka pada saat bersamaan. ACA telah menjadi salah satu perusahaan asuransi terbesar yang memiliki produk ini dalam layanan mereka.

Ada banyak jenis aset yang bisa diasuransikan di perusahaan ini, antara lain:

Bangunan.
Perabotan untuk rumah.
Artikel untuk rumah
Mesin.
Barang dagangan.
Persediaan atau produk jadi.
Banyak barang lainnya.

Seperti halnya perusahaan asuransi lainnya, perusahaan juga memberikan jaminan yang cukup lengkap dan mengikuti standar kebijakan yang berlaku di Indonesia, seperti:

Api.
Petir
Ledakan.
Asap dan termasuk kecelakaan pesawat terbang.

Selain kebijakan standar di atas, tingkat perlindungan juga dapat dilakukan untuk perlindungan maksimal. Perluasan proteksi ini mencakup beberapa risiko, seperti:

Kerusuhan
Tanah longsor
Banjir serta biaya pembersihan puing-puing.

Namun dalam pelayanannya, tentunya tidak semua risiko bisa dijamin oleh perusahaan asuransi. Ini biasanya tercantum dalam kebijakan bebas yang diatur seperti ini.

 

Sumber Cermati.com

admin